
Karya Dr. H. Suhardi Somomoeljono, S.H., M.H. Dr. KH. Endang Madali, S.H.I., M.A.
Dr. H. Suhardi Somomoeljono, S.H., M.H. Dr. KH. Endang Madali, S.H.I., M.A.
Pria Sahuri
Frasa Klausa Media
2023
204 hlm
9786230966675
Ada beberapa alasan, kenapa seorang mahasiswa harus memiliki kemampuan dalam menulis? Yang jelas, kemampuan dalam menulis tersebut berefek pada hasil penelitiannya, dan alasan itu juga disebabkan karena: (1) mahasiswa dituntut untuk berpikir kritis, sehingga hasil olah pikir dengan daya kritisnya tersebut harus diimbangi mahir dalam menulis untuk mengutarakan isi hati atau alam pikirannya; (2) dalam membangun kompetensi bagi seorang mahasiswa, hendaknya memiliki daya kreativitas yang mumpuni, dan kemampuan menulis adalah jawabannya; dan (3) selesainya masa proses perkuliahan di antaranya ditandai dengan selesai pula tugas akhir, yakni skripsi untuk strata satu (S1), tesis untuk program magister (S2), dan disertasi untuk program disertasi (S3). Sehingga dari kemampuan menulis tersebut niscaya bagian dari tugas civitas akademika yang bersifat ideal dan mumpuni. Di samping itu, telah memenuhi salah satu Tridharma Perguruan Tinggi, yakni penelitian.
Ada ungkapan yang menarik dari salah seorang tokoh nasional, pakar hadits Nabi Saw., yaitu Prof. Dr. KH. Ali Mustafa Yaqub, MA, yang mengatakan bahwa, “Wa lâ tamûtunna illâ wa antum kâtibûn,” yang bermakna pantang mati sebelum berkarya.
Karya lain dalam kategori yang sama atau direkomendasikan editor
Dr. Kriswanto, S.H., S.E., M.H., M.M., M.AP.
Dr. KH. Endang Madali, S.H.I., M.A. & Muhammad Nur Ali, M.A.